1

Salatiga — Fakultas Dakwah UIN Salatiga kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2026 dengan mengangkat tema “Etika Komunikasi Digital di Lingkungan SMA/MA/SMK di Kota Salatiga dan Sekitarnya.” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Dakwah dalam memperkuat literasi dan etika komunikasi digital, khususnya di lingkungan pendidikan menengah.

Kegiatan PkM tersebut diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari unsur guru Bimbingan dan Konseling (BK) pada jenjang SMA, MA, dan SMK. Para peserta berasal dari berbagai wilayah, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Magelang. Kehadiran para guru BK dari berbagai daerah tersebut menunjukkan adanya perhatian dan kebutuhan yang semakin besar terhadap penguatan pemahaman mengenai etika komunikasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur pengelola Fakultas Dakwah UIN Salatiga, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, hingga tenaga kependidikan (tendik). Kehadiran jajaran pimpinan dan pengelola fakultas menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan PkM sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan para pendidik di jenjang pendidikan menengah.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga menyambut kedatangan seluruh peserta dengan hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Sambutan tersebut mencerminkan komitmen Fakultas Dakwah untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan berkelanjutan dengan para guru sebagai mitra strategis dalam pengembangan literasi komunikasi dan pendidikan karakter peserta didik.

Dekan juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Kemudahan dalam mengakses dan menyebarkan informasi perlu diimbangi dengan kemampuan untuk berkomunikasi secara bijak, santun, bertanggung jawab, dan beretika.

“Lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk budaya komunikasi digital yang sehat. Guru, khususnya guru BK, memiliki posisi strategis dalam memberikan pendampingan kepada peserta didik agar mampu menggunakan media digital secara cerdas dan bertanggung jawab,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ibu Rr. Wuri Arenggoasih, M.I.Kom. turut memberikan laporan kegiatan sekaligus menyambut para peserta dengan penuh keceriaan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan PkM sebagai ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Para peserta tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan komunikasi digital yang dihadapi peserta didik di lingkungan sekolah. Hal tersebut menjadikan kegiatan PkM lebih dialogis dan kontekstual dengan kebutuhan para guru BK.

Tema etika komunikasi digital menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, platform berbagi video, serta berbagai bentuk media digital lainnya di kalangan generasi muda. Kemampuan menggunakan teknologi tidak cukup hanya diukur dari keterampilan teknis, tetapi juga perlu disertai kesadaran mengenai etika, tanggung jawab, privasi, penghormatan terhadap orang lain, serta kemampuan menyaring informasi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Dakwah UIN Salatiga berupaya memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem komunikasi digital yang sehat di lingkungan pendidikan. Guru BK diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan strategi pendampingan yang relevan sehingga nilai-nilai etika komunikasi dapat ditanamkan kepada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di ruang komunikasi langsung maupun di ruang digital.

Kegiatan PkM Fakultas Dakwah tahun 2026 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan di wilayah Salatiga dan sekitarnya. Melalui kolaborasi tersebut, Fakultas Dakwah UIN Salatiga terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan ilmu pengetahuan, literasi komunikasi, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi tantangan era digital.

Dengan mengusung semangat berbagi, berkolaborasi, dan membangun komunikasi yang beretika, kegiatan PkM diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi para guru, sekolah, dan terutama peserta didik sebagai generasi yang akan terus hidup dan berinteraksi dalam ekosistem digital.