4kdakwah-h32-220913652

SALATIGA, suaramerdeka.com -Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga terus memperkuat sistem penjaminan mutu akademik guna mempertahankan predikat akreditasi Unggul. Salah satu upayanya dilakukan melalui kegiatan benchmarking ke Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/11) Kegiatan yang diinisiasi Gugus Jaminan Mutu Fakultas (GJMF) tersebut merupakan tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI), sekaligus upaya meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kepala GJMF Fakultas Dakwah UIN Salatiga Imam Mas Arum mengatakan, hasil audit mutu tidak boleh berhenti sebatas laporan dan rekomendasi. Temuan audit harus ditindaklanjuti melalui langkah konkret untuk memperbaiki sistem pengelolaan pendidikan. “Kunjungan kerja dan benchmarking ini kami laksanakan dalam rangka persiapan strategis untuk mempertahankan status akreditasi Unggul prodi-prodi di lingkungan Fakultas Dakwah UIN Salatiga,” katanya. Menurut Imam, kunjungan tersebut menjadi kesempatan mempelajari praktik terbaik pengelolaan pendidikan tinggi yang diterapkan UIN Mataram, terutama dalam penguatan sistem penjaminan mutu, pengelolaan dokumen akademik, dan peningkatan layanan pendidikan. “Kami berharap dapat menyerap tata kelola terbaik dan inovasi mutu yang dikembangkan di UIN Mataram,” ujarnya.

Rombongan UIN Salatiga dipimpin Imam Mas Arum, didampingi Ketua Laboratorium Fakultas Dakwah Maryatin, serta para sekretaris program studi, yakni Rifqi Fairuz dari Pengembangan Masyarakat Islam, Avin Wimar Budiastomo dari Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan Saepullah Hasan dari Manajemen Dakwah. Sejumlah staf akademik juga turut serta. Kedatangan rombongan disambut Dekan FDIK UIN Mataram Lalu Ahmad Zaenuri bersama Wakil Dekan II Siti Nurul Yaqinah, Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Zaenudin Amrullah, serta Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fathurrahman. Perkuat Kerja Sama  Dekan FDIK UIN Mataram Lalu Ahmad Zaenuri menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pertukaran pengalaman antarfakultas penting untuk memperkuat tata kelola sekaligus membuka peluang kerja sama pengembangan akademik. “Kami menyambut baik kedatangan jajaran Fakultas Dakwah UIN Salatiga. Semoga kunjungan ini dapat menjadi jembatan silaturahmi, mempererat kolaborasi antarlembaga, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi perkembangan kedua institusi,” ujarnya. Selain membahas sistem penjaminan mutu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bertukar pengalaman mengenai pengelolaan program studi, peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta strategi menghadapi tuntutan akreditasi. Imam menambahkan, berbagai praktik baik yang diperoleh selama kunjungan akan menjadi bahan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) hasil Audit Mutu Internal.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pengelola penjaminan mutu, laboratorium, program studi, dan tenaga kependidikan. Menurutnya, upaya mempertahankan akreditasi Unggul tidak cukup hanya dengan memenuhi kelengkapan administrasi. Lebih dari itu, diperlukan budaya mutu yang diterapkan secara konsisten dalam penyelenggaraan pendidikan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Dakwah UIN Salatiga berharap dapat meningkatkan efektivitas tata kelola akademik, memperkuat kualitas layanan pendidikan, serta menjaga keberlanjutan capaian akreditasi Unggul.