WhatsApp Image 2026-06-08 at 13.43.14

BALIKPAPAN – Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menegaskan komitmen dalam memperkuat mutu akademik dan memperluas jejaring kelembagaan di tingkat nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif delegasi resmi fakultas dalam Pertemuan Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan di Balikpapan pada 4–7 Juni 2026. Pertemuan bergengsi yang mempertemukan pengelola pendidikan dakwah dari 28 PTKIN ini menempatkan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sebagai tuan rumah pelaksana.

Kehadiran perwakilan dari UIN Salatiga merupakan bentuk keterlibatan institusi dalam merespons isu-isu strategis pengembangan pendidikan tinggi Islam. Fakultas Dakwah UIN Salatiga mengirimkan delegasi yang mewakili unsur pimpinan dekanat, pengelola program studi, serta perwakilan asosiasi profesi. Tim ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Prof. Dr. Adang Kuswaya, M.Ag., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Aziz NP., MM.

Selain dari jajaran dekanat, sebagai perwakilan pengelola prodi, turut serta Rifqi Fairuz, M.A. (Sekretaris Prodi Pengembangan Masyarakat Islam) dan Saipullah Hasan, M.A. (Sekretaris Prodi Manajemen Dakwah). Melengkapi komposisi delegasi, Ahmad Kharis, M.A. turut hadir dengan kapasitas sebagai pengurus Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) nasional. Kombinasi keterwakilan ini memastikan kontribusi pemikiran UIN Salatiga tersalurkan dengan baik di setiap level pembahasan komisi.

Selama empat hari pelaksanaan, delegasi UIN Salatiga terlibat aktif dalam berbagai sesi dialog produktif dan lokakarya penataan kurikulum. Fokus keterlibatan mereka diarahkan pada sinkronisasi arah keilmuan rumpun prodi, khususnya PMI, MD, BKI, dan KPI, agar sejalan dengan semangat dakwah progresif dan peningkatan daya saing global. Kehadiran unsur sekretaris prodi dan pengurus asosiasi di forum ini sangat penting untuk menyerap serta membagikan praktik baik (best practices) pengelolaan kurikulum berbasis luaran dan kebutuhan pasar kerja masa depan.

Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Prof. Dr. Adang Kuswaya, M.Ag., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Fordakom 2026 merupakan langkah strategis untuk memastikan kurikulum di Fakultas Dakwah UIN Salatiga tetap relevan dan kompetitif. Selain menyumbangkan pemikiran dalam perumusan kebijakan nasional, keterlibatan aktif ini juga menjadi sarana strategis untuk melakukan pembandingan (benchmarking) mutu akademik dengan kampus PTKIN besar lainnya. Hasil dan rekomendasi dari forum nasional di Balikpapan ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam pengembangan kurikulum serta arah pengembangan prodi di Fakultas Dakwah UIN Salatiga. Langkah ini diambil guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademis, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan masyarakat global.