Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah UIN Salatiga melaksanakan kunjungan kuliah kerja lapangan (KKL) ke Masjid Istiqlal Jakarta yang disambut hangat oleh Bapak Warijan selaku Humas dan Media Masjid. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Muna Erawati, M.S.I., Dra. Maryatin, M.Pd. selaku Ketua Laboratorium Fakultas Dakwah, serta Saipullah Hasan selaku Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah.

Sebanyak 52 mahasiswa turut hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana diskusi berlangsung dengan rileks dan santai di area halaman masjid, tepatnya di koridor tengah. Meski demikian, diskusi berjalan sangat aktif dan interaktif. Mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengelolaan masjid, peran humas dan media, serta pelayanan keumatan yang dijalankan oleh Masjid Istiqlal sebagai masjid nasional.
Dalam sambutannya, Warijan menjelaskan bahwa Masjid Istiqlal merupakan simbol kemerdekaan dan wujud rasa syukur bangsa Indonesia atas kemerdekaan Republik Indonesia. Penjelasan tersebut memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang nilai sejarah, fungsi sosial, dan peran strategis masjid dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan gambaran langsung mengenai sistem manajemen kelembagaan, pengelolaan kegiatan keagamaan, serta pelayanan publik yang dijalankan secara profesional. Hal ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk menambah wawasan praktis di bidang manajemen dakwah.
Dalam sesi diskusi, Warijan juga menyampaikan adanya peluang bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) melalui program beasiswa yang bekerja sama dengan Masjid Istiqlal dan pemerintah, seperti program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Ia menjelaskan bahwa program tersebut memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk melanjutkan studi secara gratis (fully funded), dengan fokus pada bidang keislaman seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
“Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan sumber daya manusia, termasuk membuka akses beasiswa bagi generasi muda yang ingin memperdalam ilmu keislaman,” ujar Warijan. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan dasar keislaman, serta komitmen untuk berkontribusi kepada umat memiliki peluang untuk mengikuti program tersebut.
Di akhir sesi diskusi, Warijan turut menyampaikan informasi terkait program magang di Masjid Istiqlal. Program tersebut memberikan fasilitas tempat tinggal bagi peserta serta uang saku yang diberikan setelah masa magang selesai.
Sementara itu, Ibu Muna Erawati menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas sambutan hangat dari pihak Masjid Istiqlal. Ia berharap kunjungan ini menjadi awal terjalinnya kerja sama antara Masjid Istiqlal dan Fakultas Dakwah UIN Salatiga, khususnya dalam bidang pengembangan akademik dan peningkatan kompetensi mahasiswa.
Kunjungan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik manajemen dakwah di salah satu masjid terbesar dan paling bersejarah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan, keterampilan komunikasi, serta kemampuan manajerial yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pengabdian masyarakat.
Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan tingginya semangat belajar mahasiswa dalam memahami pengelolaan lembaga dakwah modern yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan umat. Selain itu, informasi mengenai peluang beasiswa S2 menjadi nilai tambah yang semakin memotivasi mahasiswa untuk melanjutkan studi dan meningkatkan kapasitas diri di masa depan.
