September 17, 2026

Perjalanan menuju Tanah Suci menjadi momen istimewa bagi setiap jamaah umroh. Tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan spiritual, proses keberangkatan juga memerlukan pelayanan yang sigap agar jamaah dapat memulai perjalanan dengan nyaman dan tenang.

Hal tersebut turut diwujudkan oleh mahasiswa Manajemen Dakwah Konsentrasi Manajemen Haji dan Umroh UIN Salatiga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan handling keberangkatan jamaah umroh di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Biro Perjalanan Umroh Madinah Iman Wisata sebagai bagian dari rangkaian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam situasi pelayanan jamaah secara langsung. Mereka tidak hanya belajar mengenai teori manajemen perjalanan ibadah, tetapi juga merasakan bagaimana memberikan pelayanan kepada jamaah dalam situasi nyata.

Momen keberangkatan menuju Tanah Suci dipandang bukan sekadar proses administratif. Di balik proses check-in, bagasi, dan dokumen perjalanan, terdapat harapan serta doa jamaah untuk dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Karena itu, mahasiswa PPL turut berperan aktif memastikan proses keberangkatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan pelayanan, sehingga jamaah dapat menuju Baitullah dengan hati yang lebih tenang.

Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota tim PPL dibagi menjadi dua kelompok dengan tugas yang saling melengkapi. Tiga mahasiswa bertugas langsung di bandara, sementara anggota lainnya membantu proses koordinasi dari Kantor Madinah Iman Wisata cabang Salatiga.

Tiga mahasiswa yang bertugas di bandara mendampingi jamaah mulai dari proses check-in, penimbangan dan pelabelan bagasi, pengurusan dokumen keimigrasian, hingga mengantarkan jamaah menuju ruang tunggu keberangkatan atau boarding gate.

Sementara itu, tim yang berada di kantor menjalankan peran di balik layar. Mereka mengoordinasikan data jamaah, memantau kelengkapan dokumen, serta menjadi penghubung informasi antara pihak bandara, biro perjalanan, dan keluarga jamaah. Koordinasi tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian keberangkatan dapat berjalan selaras dan tanpa kendala berarti.

Keterlibatan dalam kegiatan handling ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa PPL. Mereka dituntut untuk memiliki kepekaan, kecekatan, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan koordinasi lintas pihak dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.