Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah, UIN Salatiga melaksanakan kunjungan kuliah kerja lapangan (KKL) ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman mengenai pengelolaan zakat secara profesional dan modern. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Muna Erawati, M.S.I. selaku Wakil Dekan II Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Saipullah Hasan selaku Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah, Dra. Maryatin, M.Pd. selaku Ketua Laboratorium dan 52 mahasiswa.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh pihak BAZNAS RI yang diwakili oleh Bapak Taris, S.E.I., M.M selaku Kepala Bagian Arsip dan PPID. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah UIN Salatiga karena telah memilih BAZNAS RI sebagai tujuan studi lapangan.
“Terima kasih atas kunjungan dari keluarga besar Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah UIN Salatiga. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat dan wawasan baru terkait pengelolaan zakat di Indonesia,” ujar Bapak Taris.
Dalam sambutannya, Ibu Muna Erawati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kualitas pelayanan di BAZNAS RI. Menurut beliau, pelayanan yang diberikan oleh BAZNAS merupakan contoh pelayanan prima (service excellent) yang patut dijadikan teladan bagi lembaga pendidikan, khususnya di lingkungan Fakultas Dakwah UIN Salatiga.
“Pelayanan di BAZNAS merupakan pelayanan yang luar biasa atau service excellent yang sangat patut dicontoh oleh lembaga kami. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar secara langsung mengenai sistem dan manajemen pengelolaan zakat yang profesional,” ungkapnya.
Pada sesi inti, Bapak Taris memberikan materi yang komprehensif dan mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat di BAZNAS RI. Materi yang disampaikan meliputi profil lembaga, program-program unggulan BAZNAS, regulasi dan peraturan perundang-undangan terkait zakat, pengelolaan masyarakat binaan, hingga sistem transparansi dan akuntabilitas dana zakat.
Suasana kunjungan berlangsung penuh antusiasme dan semangat akademik. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai praktik pengelolaan zakat yang modern, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Diskusi interaktif yang terjadi selama kegiatan menunjukkan tingginya minat civitas akademika untuk memahami peran strategis zakat dalam pemberdayaan masyarakat. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang diharapkan mampu memperkuat wawasan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori manajemen dakwah dengan praktik kelembagaan di lapangan.
Pemaparan tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana zakat dikelola secara terstruktur, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui kunjungan ini, diharapkan mahasiswa dan civitas akademika Program Studi Manajemen Dakwah dapat memperoleh pengalaman praktis serta inspirasi dalam mengembangkan keilmuan dan praktik manajemen zakat di masa mendatang.
