SABAH, MALAYSIA — Keterbatasan fasilitas pendidikan di kawasan perkebunan tidak menyurutkan semangat belajar siswa Community Learning Center (CLC) 047 Luangmanis, Ladang Sabah, Malaysia. Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Salatiga menggelar pelatihan public speaking bagi para siswa sebagai upaya meningkatkan keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi di depan umum.
CLC 047 Luangmanis merupakan salah satu cabang (filial) dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) yang hadir untuk memfasilitasi pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di kawasan perkebunan kelapa sawit di Malaysia.
Pelatihan public speaking tersebut dirancang untuk membantu siswa menghadapi berbagai tantangan dalam berkomunikasi, khususnya rasa gugup dan kurang percaya diri ketika menyampaikan pendapat di depan orang lain. Padahal, setiap siswa memiliki potensi dan gagasan yang dapat dikembangkan melalui kemampuan komunikasi yang baik.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PPL memberikan materi mengenai teknik dasar public speaking, mulai dari cara mengelola rasa gugup, membangun kepercayaan diri, menggunakan bahasa tubuh, menjaga kontak mata dengan audiens, hingga mengatur artikulasi dan intonasi suara. Materi disampaikan secara interaktif agar siswa tidak hanya memahami konsep komunikasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung.
Sebagai bentuk penerapan materi, peserta diberikan tugas berbasis proyek berupa pembuatan video perkenalan diri secara kreatif. Melalui tugas tersebut, siswa dilatih untuk berbicara di depan kamera, memperkenalkan diri dengan percaya diri, serta menerapkan teknik komunikasi yang telah dipelajari selama pelatihan.
Antusiasme terlihat dari keterlibatan para siswa selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Nuratifa Atillah, siswi kelas VIII CLC 047 Luangmanis, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti pelatihan tersebut.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih memahami cara mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan banyak orang. Tugas membuat video perkenalan juga sangat menyenangkan karena kami bisa bebas berkreasi dan menunjukkan potensi diri,” ungkap Nuratifa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama yang melibatkan siswa, guru, dan mahasiswa PPL. Suasana keakraban yang terbangun selama kegiatan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran sekaligus interaksi antara mahasiswa dan siswa di CLC 047 Luangmanis.
Melalui kegiatan PPL tersebut, mahasiswa KPI UIN Salatiga berupaya mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan komunikasi yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan pendidikan secara langsung. Pelatihan public speaking diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi siswa dalam membangun keberanian, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kompetensi komunikasi yang dipelajari mahasiswa KPI tidak hanya dapat diterapkan dalam lingkungan akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk anak-anak Pekerja Migran Indonesia yang menempuh pendidikan di wilayah Sabah, Malaysia.
