September 16, 2026
Medika

Semarang Kab. – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Salatiga turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi pendaftaran dan pengambilan antrean secara online menggunakan aplikasi Mobile JKN di Klinik Kurnia Medika.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan kompetensi mahasiswa KPI dalam bidang komunikasi publik dan pemanfaatan media digital. Melalui konten edukatif yang dikemas secara sederhana dan informatif, mahasiswa memberikan panduan kepada masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan, mengenai cara memperoleh nomor antrean sebelum datang ke fasilitas kesehatan.

Inisiatif tersebut hadir sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan layanan yang semakin cepat, praktis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan fitur antrean online pada Mobile JKN, pasien dapat melakukan pendaftaran dari rumah sehingga diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu serta menghindari antrean panjang di meja pendaftaran klinik.

Dalam konten edukasi yang diproduksi oleh mahasiswa PPL, ditampilkan tahapan penggunaan fitur pendaftaran pelayanan secara praktis. Mulai dari memilih fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), menentukan jadwal kunjungan, hingga memperoleh nomor antrean melalui aplikasi Mobile JKN.

“Kami melihat masih ada pasien yang belum sepenuhnya memanfaatkan fitur pendaftaran online pada aplikasi Mobile JKN. Melalui konten edukatif ini, kami ingin membantu masyarakat agar proses administrasi dan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah, praktis, dan efisien,” ujar perwakilan mahasiswa PPL KPI UIN Salatiga.

Pemanfaatan antrean online juga memberikan kemudahan ketika pasien tiba di klinik. Pasien yang telah memperoleh nomor antrean melalui Mobile JKN tidak perlu melakukan proses pendaftaran dari awal. Pasien cukup menunjukkan nomor antrean yang tertera pada ponsel kepada petugas untuk selanjutnya mendapatkan pelayanan sesuai alur yang berlaku, termasuk pemeriksaan tanda vital (vital sign) sebelum diarahkan ke ruang pemeriksaan dokter.

Bagi mahasiswa PPL KPI, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengalaman praktik di lapangan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengimplementasikan kemampuan komunikasi yang telah dipelajari selama perkuliahan. Penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat menuntut kemampuan mengemas pesan agar mudah dipahami, menarik, dan dapat diterima oleh berbagai kalangan.

Penggunaan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi juga menunjukkan bahwa komunikasi publik saat ini semakin erat dengan perkembangan teknologi digital. Konten audiovisual yang singkat dan informatif dapat menjadi media alternatif untuk menyampaikan informasi pelayanan kepada masyarakat secara lebih luas dan mudah diakses.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa PPL KPI UIN Salatiga dan Klinik Kurnia Medika, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih efektif, informatif, dan berbasis teknologi.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa kompetensi komunikasi tidak hanya dibutuhkan dalam dunia penyiaran, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan publik dan menyelesaikan berbagai kebutuhan komunikasi di tengah masyarakat.