WhatsApp Image 2026-05-25 at 12.12.28

SALATIGA — Delapan delegasi Mahasiswa Fakultas Dakwah (Fakda) UIN Salatiga yang terdiri dari Afifatun Nasikah, Masayu Sekar Kinaryosih, Retno Dwi Haryani, Umi Naelatus Sholikah, Farih Fatihul Anawari, Siti Nihayatun Niaamah, Seika Putri dan Syafa Aulia Zahra turut berpartisipasi dalam kegiatan Diseminasi Isu Strategis SDGs yang diselenggarakan Bappeda Kota Salatiga di Joglo Bu Dhe, Salatiga, Kamis, 21 Mei 2026 lalu. Kegiatan bertema “Perempuan, Kesehatan, dan Keadilan: Menempatkan Korban sebagai Subjek Perlindungan” ini menjadi ruang keterlibatan generasi muda dalam mengawal isu perlindungan penyintas dan penguatan ruang aman.


Acara diawali dengan sambutan dari Plh. Kepala Bappeda Kota Salatiga A. Adhie Wibowo, S.P, M.Si, yang menjabarkan tiga poin arah strategis pelaksanaan diseminasi:

  1. Mengkritisi bias gender yang masih mengakar kuat di tengah struktur sosial masyarakat.
  2. ⁠Mendorong lahirnya proyek kegiatan sosial yang mampu mengedukasi masyarakat secara masif dan berkelanjutan.
  3. ⁠Memperkuat advokasi dan gerakan nyata, terutama dalam mengoptimalkan ruang digital yang ramah dan inklusif.
    Inti acara berupa pemaparan materi oleh para narasumber dan diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, delegasi Fakda aktif menyuarakan isu terkait kesehatan mental, keadilan gender, dan perlindungan korban kekerasan. Mereka memberikan tanggapan kritis mengenai pentingnya sistem pelaporan yang aman dan berpihak pada kondisi psikologis penyintas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Fakda UIN Salatiga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan advokasi bagi penyintas kekerasan seksual di lingkungan kampus maupun masyarakat.