Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah UIN Salatiga, turut memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, pengelolaan program studi, kurikulum, hingga berbagai peluang pengembangan diri dan karier setelah lulus (21/08/2026).

Kegiatan pengenalan Program Studi Manajemen Dakwah diikuti oleh 52 mahasiswa baru. Acara diisi langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen Dakwah, Bapak Minan Zuhri, M.Pd., yang menyampaikan berbagai informasi penting terkait kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Minan Zuhri menjelaskan sejumlah hal, mulai dari visi dan misi Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah, hingga UIN Salatiga, struktur pengelola Fakultas Dakwah, kurikulum yang akan ditempuh mahasiswa, sistem pelayanan akademik, serta berbagai hal yang berkaitan dengan proses perkuliahan.
Selain memberikan informasi akademik, Kaprodi juga memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar dapat memanfaatkan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, membangun pengalaman, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan, pengalaman, dan karakter selama menjalani proses perkuliahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Informasi juga diperkuat oleh Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah, Bapak Saipullah Hasan, M.A. Ia memberikan gambaran mengenai peluang kerja lulusan Fakultas Dakwah, sekaligus menekankan pentingnya etika mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik maupun ketika memasuki dunia profesional.
Menurutnya, lulusan bidang dakwah memiliki peluang yang luas, tidak hanya pada sektor keagamaan, tetapi juga pada berbagai bidang yang membutuhkan kemampuan manajemen, komunikasi, organisasi, kepemimpinan, dan pengelolaan kegiatan.
Antusiasme mahasiswa baru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait praktik magang, pengalaman di lapangan, serta peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Diskusi tersebut menunjukkan ketertarikan mahasiswa untuk memahami lebih jauh bagaimana pembelajaran di Program Studi Manajemen Dakwah dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia profesional.
Kegiatan pengenalan program studi ini juga didampingi secara langsung oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah. Kehadiran HMPS turut membantu mahasiswa baru mengenal kehidupan kemahasiswaan, organisasi, serta berbagai aktivitas yang dapat menjadi wadah pengembangan potensi dan pengalaman selama menempuh studi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal Program Studi Manajemen Dakwah secara lebih dekat, tetapi juga memiliki gambaran mengenai perjalanan akademik yang akan ditempuh serta berbagai peluang yang dapat dikembangkan selama menjadi mahasiswa.
Dengan bekal informasi, motivasi, dan pengalaman yang diberikan sejak awal perkuliahan, mahasiswa baru Program Studi Manajemen Dakwah diharapkan mampu menjadi mahasiswa yang aktif, beretika, kompeten, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
