Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah UIN Salatiga menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)/Magang bagi mahasiswa yang akan terjun ke dunia kerja dan lembaga mitra. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Profesional dalam Manajemen Kelembagaan Islam dan Haji Umrah” ini dilaksanakan di Ruang Teater Lantai 3 Gedung KH. Hasyim Asy’ari UIN Salatiga dan diikuti oleh 56 mahasiswa dengan penuh antusias.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Adang Kuswaya, M.Ag., selaku Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas selama PPL atau magang. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater UIN Salatiga di mana pun mereka ditempatkan.
“Mahasiswa harus mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, serta menjunjung tinggi etika dalam bekerja. Kehadiran mahasiswa di lembaga mitra tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik program studi, fakultas, dan universitas,” ujar Prof. Adang. Beliau juga menegaskan bahwa ilmu manajemen memiliki peran penting dalam mengelola organisasi dan lembaga secara efektif sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Kegiatan pembekalan turut dihadiri oleh Ahmad Minan Zuhri, M.S.I., selaku Ketua Program Studi Manajemen Dakwah, yang memberikan arahan kepada peserta mengenai pentingnya memanfaatkan kegiatan magang sebagai sarana pengembangan kompetensi dan pengalaman praktis di lapangan.
Pada sesi materi, peserta mendapatkan wawasan dari dua narasumber yang berpengalaman di bidang pengelolaan lembaga Islam dan layanan haji umrah. Narasumber pertama, Abd. Rochim, S.Sos., selaku Manajer Lazismu Kota Salatiga, memaparkan materi mengenai tata kelola manajemen di lembaga zakat. Ia menjelaskan penerapan fungsi-fungsi manajemen melalui konsep POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) sebagai fondasi utama dalam menjalankan organisasi secara profesional dan berkelanjutan.
Menurut Abd. Rochim, keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh program yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan dalam merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi setiap kegiatan secara sistematis. Penerapan POAC yang baik menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, narasumber kedua, H. Muhammad Mufid, M.Si., selaku Pimpinan Biro Haji dan Umrah Karomah Bait Al Ansor Kabupaten Semarang, menyampaikan materi tentang perkembangan manajemen layanan haji dan umrah di era digital. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana pemanfaatan aplikasi dan teknologi informasi telah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
Menurutnya, transformasi digital dalam penyelenggaraan perjalanan haji dan umrah memberikan kemudahan dalam proses administrasi, komunikasi, monitoring perjalanan, hingga pelayanan yang lebih cepat dan transparan bagi umat. Inovasi teknologi tersebut menjadi salah satu bentuk profesionalisme yang harus terus dikembangkan oleh lembaga penyelenggara haji dan umrah.
Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi dunia kerja dan mampu mengimplementasikan ilmu manajemen yang telah dipelajari selama perkuliahan. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya tata kelola profesional dalam lembaga Islam serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam pelayanan keagamaan.
