September 17, 2026

Perkumpulan Ahli Manajemen Dakwah Indonesia (PAMDI) menggelar rapat Asosiasi Dosen Program Studi Manajemen Dakwah pada Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan. Kegiatan ini dihadiri oleh para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) Manajemen Dakwah yang berasal dari 17 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi dan penguatan sinergi dalam pengembangan Program Studi Manajemen Dakwah secara nasional.

Dalam sambutannya, Ketua PAMDI, Dr. Cecep Sastrawijaya, M.A., menyampaikan bahwa PAMDI berfungsi sebagai wadah perkumpulan yang berfokus pada pengembangan Program Studi Manajemen Dakwah di Indonesia. Menurutnya, PAMDI berkomitmen memberikan dukungan kepada setiap program studi dalam berbagai aspek pengembangan, mulai dari tata kelola, peningkatan kualitas akademik, hingga dukungan pembiayaan kegiatan yang menunjang kemajuan program studi.

“PAMDI hadir sebagai wadah bersama untuk mendorong kemajuan Program Studi Manajemen Dakwah. Kami siap membantu dari berbagai aspek yang dibutuhkan, termasuk dukungan pembiayaan untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung pengembangan prodi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PAMDI, Dr. H. Asep Iwan Setiawan, M.Ag., menjelaskan bahwa PAMDI merupakan asosiasi yang telah terbentuk secara terstruktur dan memiliki visi, misi, serta program kerja yang jelas untuk dijalankan bersama oleh seluruh anggota.

Beliau menambahkan bahwa salah satu program yang telah berjalan adalah Jurnal PAMDI yang menjadi sarana publikasi ilmiah bagi dosen Program Studi Manajemen Dakwah serta media pengembangan keilmuan dan kolaborasi akademik.

“PAMDI adalah asosiasi yang memiliki arah dan tujuan yang jelas. Berbagai program telah dirancang untuk dijalankan bersama, termasuk pengembangan Jurnal PAMDI sebagai wadah publikasi dan penguatan budaya akademik di lingkungan Program Studi Manajemen Dakwah,” ungkapnya.

Selain membahas pengembangan program studi, forum rapat juga mendiskusikan rancangan perubahan kurikulum Program Studi Manajemen Dakwah agar lebih relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja. Pembahasan lainnya yang menjadi perhatian utama adalah berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi Program Studi Manajemen Dakwah, khususnya tren penurunan minat calon mahasiswa baru di beberapa perguruan tinggi. Para peserta menilai bahwa tantangan tersebut perlu disikapi secara bersama melalui langkah-langkah strategis dan inovatif.

Beberapa solusi yang mengemuka dalam diskusi antara lain penguatan branding Program Studi Manajemen Dakwah melalui media digital, peningkatan kerja sama dengan lembaga dakwah, masjid, organisasi sosial keagamaan, dan dunia industri, serta penguatan kurikulum yang mampu menunjukkan prospek karier lulusan secara lebih jelas. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya publikasi capaian alumni dan kegiatan mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi Manajemen Dakwah.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pandangan dan pengalaman dari masing-masing perguruan tinggi guna menghasilkan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Pembahasan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyusunan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan stakeholder dan perkembangan keilmuan Manajemen Dakwah.

Sebagai hasil rapat, peserta menyepakati beberapa rekomendasi penting, yaitu:

  1. Mengadakan pertemuan rutin setiap bulan untuk memantau perkembangan Program Studi Manajemen Dakwah di masing-masing perguruan tinggi serta merumuskan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.
  2. Melanjutkan pembahasan dan penyempurnaan rancangan kurikulum Program Studi Manajemen Dakwah agar lebih relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
  3. Meningkatkan branding Program Studi Manajemen Dakwah melalui strategi promosi dan publikasi yang lebih masif guna meningkatkan minat calon mahasiswa baru.
  4. Memperkuat kolaborasi antaranggota PAMDI dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PAMDI diharapkan dapat terus menjadi wadah kolaborasi dan mitra strategis bagi seluruh Program Studi Manajemen Dakwah di Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat jejaring akademik, serta mendorong kemajuan keilmuan Manajemen Dakwah secara berkelanjutan.